Berita  

Sambut Kepulangan Kloter 09, Ketua PPIH Ajak Jemaah Rawat Nilai-Nilai Kemabruran Haji

TIRAM NEWS, Medan – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Gedung Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Kamis (11/6/2026), saat 360 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 09 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Rombongan yang berasal dari Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Asahan tersebut mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 18.57 WIB sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi.

Kepulangan para jemaah disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara yang juga Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., bersama Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I, Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basri Harahap, Pj Sekda Padang Lawas Panguhum Nasution, Sekretaris PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., serta para Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah dari daerah asal jemaah.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Lawas H. Arbor Hasibuan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Lawas Utara Sabaruddin Saragih, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sibolga Syafrizal Bahri Harahap, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Simalungun Gazali Nasution, S.Pd., M.M., Direktur PT ALS H. Chandra Lubis, unsur PPIH, P3IH, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Berdasarkan data manifes, Kloter 09 berjumlah 360 orang, terdiri atas 354 jemaah dan 6 petugas kloter, dengan rincian 149 laki-laki dan 211 perempuan. Kloter ini dipimpin oleh Mahmud Salim Harahap selaku Ketua Kloter, didampingi H. Parsaulian Daulay sebagai Pembimbing Ibadah, dr. Risna Chairani Nasution sebagai Dokter Kloter, dan Ermalinda Harahap sebagai Paramedis.

Prosesi penyambutan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pembimbing Ibadah Kloter 09 sebagai ungkapan syukur atas kembalinya para jemaah ke Tanah Air dalam keadaan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dalam sambutannya, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan ibadah haji dengan baik. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya melihat para kepala daerah yang hadir secara langsung untuk menyambut warganya.

Menurutnya, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap para jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta. Semoga seluruh pengorbanan, kesabaran, tenaga, pikiran, dan biaya yang telah dikeluarkan selama menjalankan ibadah haji dibalas Allah SWT dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Di hadapan para jemaah, Zulkifli juga mengingatkan bahwa kemabruran haji tidak berhenti saat meninggalkan Makkah dan Madinah, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, kepedulian sosial, serta kontribusi positif di tengah masyarakat.

“Haji mabrur ditandai dengan perubahan ke arah yang lebih baik. Semakin dekat kepada Allah SWT, semakin peduli kepada sesama, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Itulah nilai kemabruran yang harus terus dijaga setelah kembali ke kampung halaman,” pesannya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan ibadah haji masih terdapat kekurangan, sembari menegaskan bahwa seluruh petugas telah berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang apresiasi kepada perwakilan petugas Kloter 09, yakni Ketua Kloter Mahmud Salim Harahap dan Dokter Kloter dr. Risna Chairani Nasution. Penghargaan tersebut disematkan oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para petugas dalam mendampingi dan melayani jemaah selama berada di Tanah Suci.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, serta para jemaah yang telah menjaga kekompakan dan kerja sama sehingga pelaksanaan ibadah haji Kloter 09 berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Sementara itu, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Dwi Mahyeti memberikan edukasi kesehatan kepada seluruh jemaah. Ia mengimbau agar para jemaah menjalani masa pemantauan kesehatan selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menggunakan masker apabila diperlukan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan kesehatan.

“Apabila mengalami demam, batuk, sesak napas, atau keluhan kesehatan lainnya, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat dan informasikan bahwa Bapak-Ibu baru kembali dari ibadah haji,” ujarnya.

Kloter 09 didominasi jemaah asal Kabupaten Padang Lawas sebanyak 210 orang dan Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 105 orang, sementara sisanya berasal dari Kota Sibolga, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Asahan.

Di balik kebahagiaan kepulangan rombongan, terdapat duka yang menyelimuti keluarga salah seorang jemaah. PPIH mencatat satu jemaah atas nama Nurliana Mara Imran asal Kabupaten Padang Lawas Utara wafat di Tanah Suci dan dimakamkan di Makkah. Almarhumah menjadi bagian dari jemaah Kloter 09 yang tidak dapat kembali bersama rombongan ke Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, para jemaah menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Senyum bahagia dan rasa haru tampak menghiasi wajah para jemaah yang tak sabar untuk kembali berkumpul bersama keluarga setelah lebih dari sebulan menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Kepulangan Kloter 09 bukan sekadar berakhirnya perjalanan fisik dari Makkah dan Madinah menuju Indonesia, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membawa semangat kemabruran, para jemaah diharapkan menjadi teladan dalam memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, serta menebarkan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

(Els)

Exit mobile version